Artificial Intelligence dan Kreativitas Siswa: Ketika Mesin Menjadi Partner Imajinasi
DOI:
https://doi.org/10.63821/ash.v2i3.661Kata Kunci:
Kecerdasan Buatan Generatif, Kreativitas Siswa, Kolaborasi Manusia-AI, Berpikir Divergen, Meta-Sintesis KualitatifAbstrak
Kecerdasan buatan generatif membuka peluang baru bagi siswa untuk mengeksplorasi gagasan, mengembangkan alternatif, dan menghasilkan karya. Namun, kemudahan memperoleh keluaran dari mesin juga menimbulkan pertanyaan tentang orisinalitas, kepercayaan diri kreatif, dan posisi siswa dalam proses penciptaan. Artikel ini bertujuan menyintesis temuan penelitian mengenai hubungan antara penggunaan AI generatif dan kreativitas siswa. Penelitian menggunakan meta-sintesis kualitatif dengan sintesis tematik terhadap sepuluh artikel terpilih yang membahas kreativitas, pemecahan masalah kreatif, penulisan berbantuan AI, serta kolaborasi manusia dan mesin. Sintesis menghasilkan empat tema: AI sebagai pemantik ide dan perluasan kemungkinan; peran manusia dalam pemilihan, penilaian, dan pengembangan gagasan; risiko ketergantungan serta homogenisasi karya; dan kebutuhan akan desain pembelajaran yang menjaga agensi kreatif siswa. Temuan menunjukkan bahwa AI dapat membantu tahap awal penciptaan, terutama menghasilkan variasi dan mengembangkan gagasan, tetapi manfaat tersebut tidak otomatis menjamin kreativitas yang mendalam. Pembelajaran perlu menempatkan AI sebagai mitra eksplorasi, sementara siswa tetap bertanggung jawab merumuskan masalah, menilai keluaran, membuat keputusan, dan menyempurnakan karya.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






