Etika Literasi Digital

Penulis

  • Buhari IAIN Kendari
  • Hadi Machmud IAIN Kendari
  • Nurdin IAIN Kendari
  • Imelda Wahyuni IAIN Kendari

DOI:

https://doi.org/10.63821/ash.v3i1.631

Kata Kunci:

literasi digital, etika digital, hoaks, cyberbullying, media sosial

Abstrak

membentuk perilaku pengguna internet yang bijak dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai pendapat ahli dan lembaga terkait literasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika literasi digital mencakup beberapa aspek utama, yaitu sopan santun dalam komunikasi, cek fakta sebelum menyebarkan informasi, menghargai privasi orang lain, menghormati hak cipta, menghindari perundungan siber, serta bertanggung jawab atas konten yang dibuat. Temuan juga menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran etika digital dapat berdampak negatif terhadap individu maupun masyarakat luas. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital agar pengguna internet mampu menggunakan teknologi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Kesimpulannya, etika literasi digital merupakan komponen penting dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan bermanfaat. Penerapan nilai-nilai etika digital diharapkan dapat membentuk masyarakat yang lebih bijak dalam menggunakan teknologi informasi di era modern.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-07-26

Cara Mengutip

Buhari, Machmud, H. ., Nurdin, & Wahyuni, I. . (2026). Etika Literasi Digital. Almufi Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(2), 7–17. https://doi.org/10.63821/ash.v3i1.631

Terbitan

Bagian

Artikel