Upaya Penerapan Metode Kontekstual Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pada Materi Menulis Puisi Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Islam Serambi Mekkah
Kata Kunci:
Hasil Belajar, Aktivitas, Bahasa Indonesia, Kontekstual Berbasis Masalah, Menulis PuisiAbstrak
Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa kelas XI IPS SMA Islam Serambi Mekkah Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian kelas ini berjudul ”Penggunaan model Kontekstual Berbasis Masalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas XI IPS pada materi Menulis Puisi di SMA Islam Serambi Mekkah ” yang dilakukan pada Tahun Ajaran 2020/2021pada semester ganjil. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, dari bulan awal bulan Januari 2020 sampai dengan akhir bulan Maret 2020. Sumber data berasal dari siswa kelas XI IPS pada semester genap tahun 2020 yang melakukan pembelajaran dengan Metode Kontekstual Berbasis Masalah. Alat pengumpulan data berupa butir soal test. Pengamatan dilakukan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan menandai siswa aktif saat PBM yang sesuai dengan kolom yang tersedia. Validasi data dilakukan dengan memasukkan nilai-nilai tes siswa ke dalam daftar nilai yang telah disiapkan sebelumnya. Analisis data menggunakan analisis data deskriptif persentase. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I sebesar 68.18%, dengan nilai rata-rata 66.81 sedangkan pada siklus II persentase ketuntasan mencapai 81.81%, dengan nilai rata-rata 80.22 dan siswa yang tuntas dalam memahami materi ini sebanyak 18 siswa dari 22 siswa. Penerapan Metode Kontekstual Berbasis Masalah dalam pembelajaran ekonomi sangat besar manfaatnya bagi guru maupun siswa. Oleh karena itu, hendaknya model ini dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan motivasi, keaktifan dan hasil belajar siswa. Guru hendaknya mengajar dengan menggunakan metode/model pembelajaran yang bervariasi sehingga membuat siswa lebih bersemangat dan menyenangi materi yang diajarkan.
Referensi
Anita, L. (2012). Pembelajaran Kooperatif. Jakarta: Gramedia Widya Prasarana Indonesia.
Basiran, M. (2019). Apakah yang Dituntut GBPP Bahasa Indonesia Kurikulum 1994. Yogyakarta: Depdikbud.
Degeng, I. N. S. (1989). Strategi Pembelajaran Mengorganisasi Isi dengan Model Elaborasi. Malang: IKIP dan IPTDI.
Depdiknas. (2013). Undang-undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2003 Tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Cemerlang.
Hamalik., O. (2015). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Mukhlis, (2015). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Mulyasa, E. (2016). Imlementasi Kurikulum. 2004. Panduan Pembelajaran KBK. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nur, Moh. (2011). Pemotivasian Siswa untuk Belajar. Surabaya. University Press. Universitas Negeri Surabaya.
Poerwodarminto. (2015). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Bina Ilmu.
Sardiman, A, M. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali.
Sumardi, dkk,. (2015). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali.
Tarigan, H. G. (2018). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.











