Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Point Counter Point dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII A pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTS
Kata Kunci:
Metode Kooperatif, Tipe Point Counter Point, Motivasi BelajarAbstrak
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan metode Point Counter Point pada mata pelajaran SKI di kelas VIII A MTs Negeri Sentajo Filial Singingi dan untuk mengetahui apakah metode point counter point dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII A pada mata pelajaran SKI di MTs Negeri Sentajo Filial Singingi. Metodologi penelitian terdiri dari lokasi penelitian ini di MTs Negeri Sentajo Filial Singingi Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi. Subjek penelitian ini adalah satu orang guru Sejarah Kebudayaan Islam dan seluruh siswa kelas VIII A di MTs Negeri Sentajo Filial Singingi Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi yang berjumlah 19 orang yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Objek dalam penelitian ini adalah Penerapan Metode Point Counter Point untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII A di MTs Negeri Sentajo Filial Singingi Kecamatan Singingi. Populasi dan sampel adalah 1 orang guru SKI dan 19 orang siswa. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data adalah PTK yang terdiri dari pra siklus, siklus I, siklus II dan siklus III. Hasil penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Point Counter Point adalah di lihat dari hasil observasi Pra Siklus (sebelum penerapan metode PCP) terlihat hanya 21,04% saja siswa yang memiliki motivasi dalam mengikuti pembelajaran SKI, pada Siklus I ternyata 32,10% siswa sudah termotivasi dalam proses pembelajaran SKI, pada Siklus II ternyata sudah mencapai 46,15% dan pada Siklus III ternyata 50,52%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan metode Point Counter Point dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Referensi
Nata, A. (2000). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu
Suprijono, A. (2009). Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Muslihah, E. (2001). Ilmu Pendidikan Islam. Banten : Diadit Media,
Maleong, L. J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya
Yamin, M. (2010). Strategi Pembelajaran Berbasis Kompetensi. Gang Persada Press : Jakarta
Singarimbun, M., dkk. (2001). Metode Penelitian Survey II. Jakarta : LP3ES
Syah, M. (2009). Psikilogi Pendidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya
Hamalik, O. (2002). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara
_________. (2017). Psikologi Belajar dan Mengajar. Jakarta : Sinar Baru Algesindo,
Sardiman, A. M. (2003). Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Rajawali Pers
_________ . 1994. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Raja Grasindo Persada
Suryabrata, S. (2003). Psikologi Pendidikan. Jakarta : Raja Grafindo
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta
__________. (2008). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Bandung: Humaniora
Suparlan. (2006). Guru Sebagai Profesi. Yogyakarta : Hikayat Publishing
Sutrisno. (2005). Revolusi Pendidikan di Indonesia.Yogyakarta : AR-Ruzz Media
Djamarah, S. B. (1995). Srategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta
__________ . (2002). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta
Undang-Undang Repulik Indonesia No. 20 Tahun 2003. “Tentang Sistem Pendidikan Nasional”. Jakarta : Depdiknas RI
Usman, U. (2002). Menjadi Guru Profesional. Jakarta : PT. Remaja Rosdakarya
_________. (1993). Upaya Optimalisasi Balajar Mengajar .Bandung : PT. Remaja Rosda Karya
Werkanis, M. H. (2015). Strategi Mengajar dalam Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Riau: Sutra Benta Perkasa
Poerwadarminta, W. J. S. (1997). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Dradjat, Z. (2000). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta : Al-Ma’arif
_______, dkk. (2000). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta : Bumi Aksara.











