Efektivitas Model Pembelajaran Core dengan Pendekatan Matematika Realistik terhadap Hasil Belajar Matematika

Penulis

  • Supratman Supratman
  • La Ode Sirad Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Wanti Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Kata Kunci:

Efektivitas, CORE, Matematika Realistik, Hasil belajar matematika.

Abstrak

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tujuan untuk megetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Connecting, Organizinf, Reflecting, and Extending (CORE) dengan pendekatan matematika realistik. Hipotesis dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa dengan penerapan model pembelajaran Connecting, Organizinf, Reflecting, and Extending (CORE) dengan pendekatan matematika realistik lebih efektif dibanding model pembelajaran discovery learning  pada siswa kelas XI SMA Negeri 09 Bombana. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI dengan jumlah 120 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random. Pengambilan data dilakukan dengan cara tes hasil belajar hasil secara inferensial dengan menggunakan uji-t pada taraf signifikan = 0,05 telah diperoleh nilai thitung = 3,055 > ttabel = 1,682 menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, secara inferensial ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran Connecting, Organizinf, Reflecting, and Extending (CORE) dengan pendekatan matematika realistik dan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa Kelas XI SMA Negeri 09 Bombana. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan penerapan model pembelajaran Connecting, Organizinf, Reflecting, and Extending (CORE) dengan pendekatan matematika realistik lebih efektif dibanding model pembelajaran discovery learning  pada siswa kelas XI SMA Negeri 09 Bombana.

Referensi

Arikunto, S. (2009). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara

Calfee, R. C. (2010). Increasing Teachers’ Metacognition Develops Students’ Higher Learning during Content Area Literacy Instruction: Findings from the Read-Write Cycle Project

IEA. (2012(. TIMSS 2011 International Result in Mathematics. [online]. Tersedia:http://timss.bc.edu/timss2011/downloads/T11_IR_M_Chapterl.pdf[28 Desember 2014]

Nasrum, A. (2017). Statistical Determination of Kolmogorov-Smirnov (D) by Using Manual Way. Journal of Math Sciences, 2(2), 1-4.

PISA. (2012). Programme for International Student Assessment - [online]: tersedia pada: http://Wikipedia®isaregisteredtrademarkoftheWikimedia Foundation,Inc.a non-profit organization, diakses tanggal 05 Februari 2016.

Sudjana, N. (1990). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Rosdakarya.

Sudjana, (1996). Teknik Analisis Regresi dan Korelasi Bagi Peneliti. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta

___________. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

___________. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta

___________. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet

Suyatno. (2009). Menjelajah Pembelajaran Inofatif. Sidoarjo:Masmedia Buana Pusaka

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-06-26

Cara Mengutip

Supratman, S., Sirad, L. O., & Wanti. (2022). Efektivitas Model Pembelajaran Core dengan Pendekatan Matematika Realistik terhadap Hasil Belajar Matematika. Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education, 2(1), 1–7. Diambil dari http://www.almufi.com/index.php/AJMAEE/article/view/130

Terbitan

Bagian

Artikel