Analysis of the Relationship between “merdeka belajar” and the Progressivism Philosophy

Penulis

  • Nanang Faisol Hadi UINSI SAMARINDA
  • Khojir UINSI Samarinda

Kata Kunci:

pendidikan, merdeka belajar, progresivisme

Abstrak

Progresivisme merupakan aliran filsafat modern yang menghendaki pelaksanaan pembelajaran dengan lebih maju. Aliran ini lebih mengutamakan penyelenggaraan pendidikan yang berpusat kepada peserta didik sedangkan pendidik sebatas fasilitator, pembimbing, dan pengarah. Tujuan aliran progresivisme dalam pendidikan adalah  mengubah praktik pendidikan yang selama ini hanya berpusat pada pendidik. Di mana praktik yang demikian cenderung membatasi perkembangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Konsep merdeka belajar yang merupakan sebuah tawaran dalam merekonstruksi system pendidikan nasional, dengan tata ulang sistem pendidikan dalam rangka menyongsong kemajuan perubahan dan kemajuan bangsa yang menyesuaikan perubahan zaman. Aliran progresivisme merupakan aliran filsafat pendidikan yang menghendaki adanya perubahan praktik pendidikan ke arah yang lebih maju, berkualitas dan modern secara cepat serta memberikan manfaat yang nyata bagi peserta didik. Progresivisme menghendaki adanya kemerdekaan dan keleluasaan lembaga pendidikan mengeksplorasi kecerdasan dan kemampuan peserta didik sesuai dengan potensi, minat dan kecendrungannya masing-masing peserta didik secara demokratis, fleksibel dan menyenangkan. Konsep “merdeka belajar” yang dicetuskan oleh Mas Nadiem memiliki kesejajaran dengan konsep pendidikan “merdeka belajar” perspektif progresivisme, keduanya sama-sama menekankan adanya kemerdekaan dan keleluasaan lembaga pendidikan dalam mengekplorasi secara maksimal.

Referensi

Anbiya, B. F. (2020). “Filsafat Progresivisme Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai General Education Di Indonesia.” Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKN Dan Sosial Budaya 4 (1), 301–11.

Arifin, S, & M. O. H. Muslim. 2020. “Tantangan Implementasi Kebijakan ‘Merdeka Belajar, Kampus Merdeka’ Pada Perguruan Tinggi Islam Swasta Di Indonesia.” Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 3 (1).

Baro’ah, S. (2020). “Kebijakan Merdeka Belajar Sebagai Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan.” Jurnal Tawadhu 4 (1), 1063–73.

Djumransjah. (2002). Filsafat Pendidikan. Jawa Timur: Bayumedia Publishing. 2002.

Fadlillah, M. (2014). Implementasi Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Fadlillah, M. 2018. “Aliran Progresivisme Dalam Pendidikan Di Indonesia.” Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran 5 (1): 17–24.

Faiz, A, & Kurniawaty, I. (2020). “Konsep Merdeka Belajar Pendidikan Indonesia Dalam Perspektif Filsafat Progresivisme.” Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran 12 (2), 155–64.

Gutek. G. L. (1974). Philosofical Alternatives in Education. Loyala University of Chicago.

Hadi, N. F. (2016). “Kulturisasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Di Sekolah.” FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 2 (1), 73–92.

———. 2018. “Mendesain Bangsa Yang Religius Dan Nasionalis Dari Bangku Sekolah.” Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman, 4 (1), 41–70.

Hendri, N. (2020). “Merdeka Belajar; Antara Retorika Dan Aplikasi.” E-Tech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 8 (1).

Ibrahim, R. (2018). “Filsafat Progresivisme Perkembangan Peserta Didik.” Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan, 10 (1), 151–66.

Jalaluddin & Idi, A. (2012). Filsafat Pendidikan; Manusia, Filsafat dan Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.

Kemendikbud. (2019). “Merdeka Belajar: Pokok-Pokok Kebijakan Merdeka Belajar”. Jakarta: Makalah Rapat Koordinasi Kepala Dinas Pendidikan Seluruh Indonesia

Khojir, K. (2016). “Karakteristik Keilmuan IAIN Samarinda.” FENOMENA, 8(1). https://doi.org/10.21093/fj.v8i1.485.

Khojir, K, & Wahid H, D. (2017). “Tren Penelitian Pendidikan Islam pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di IAIN Samarinda.” FENOMENA 9 (1), 123. https://doi.org/10.21093/fj.v9i1.905.

Mastuti, R., Maulana, S., Iqbal, M., Faried, A. I., Arpan, Hasibuan, A. F. H., Wirapraja, A., Saputra, D. H., Sugianto, & Jamaludin. (2020). Teaching from Home: Dari Belajar Merdeka Menuju Merdeka Belajar. Yayasan Kita Menulis.

Mualifah, I. 2013. “Progresivisme John Dewey Dan Pendidikan Partisipatif Perspektif Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) 1 (1), 101–21.

Muhmidayeli. (2011). Filsafat Pendidikan. Bandung: Refika Aditama.

Mustaghfiroh, Siti. 2020. “Konsep ‘Merdeka Belajar’ Perspektif Aliran Progresivisme John Dewey.” Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran 3 (1), 141–47.

Nursikin, Mukh. 2016. “Aliran-Aliran Filsafat Pendidikan Dan Implementasinya Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam.” ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education 1 (2), 303–34.

Saleh, M. (2020). “Merdeka Belajar Di Tengah Pandemi Covid-19.” In Prosiding Seminar Nasional Hardiknas, 1:51–56.

Sherly, S, & Dharma, E., & Sihombing, H. B. (2021). “Merdeka Belajar: Kajian Literatur.” In Urbangreen Conference Proceeding Library, 183–90.

Siregar, N., Sahirah, R., & Harahap, A. A. (2020). “Konsep Kampus Merdeka Belajar Di Era Revolusi Industri 4.0.” Fitrah: Journal of Islamic Education, 1 (1), 141–57.

Suparlan, H. (2015). “Filsafat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Dan Sumbangannya Bagi Pendidikan Indonesia.” Jurnal Filsafat, 25 (1), 56–74.

Tohir, M. (2020). “Buku Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.”

Utomo, S. T., & Ifadah, L. (2020). “Filsafat Progresivisme Dan Implikasinya Bagi Pendidikan Islam.” Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman 6 (1), 94–110.

Wulandari, T. (2020). “Teori Progresivisme John Dewey Dan Pendidikan Partisipatif Dalam Pendidikan Islam.” At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam, 5 (1).

Yamin, M., & Syahrir. (2020). “Pembangunan Pendidikan Merdeka Belajar (Telaah Metode Pembelajaran).” Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6 (1).

Yunus, H. A. (2016). “Telaah Aliran Pendidikan Progresivisme Dan Esensialisme Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan.” Jurnal Cakrawala Pendas, 2 (1), 266-406.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-12-27

Cara Mengutip

Hadi, N. F., & Khojir. (2021). Analysis of the Relationship between “merdeka belajar” and the Progressivism Philosophy. Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education, 1(2), 106–114. Diambil dari http://www.almufi.com/index.php/AJMAEE/article/view/101

Terbitan

Bagian

Artikel